[1st Int’l Conference of Saving Energy in Refrigeration & Air Conditioning, Teknologi Hemat Energi ]

Depok, 15 Januari 2009 Sebagai bentuk nyata untuk mendukung secara aktif program pemerintah dalam menghemat sumber daya listrik - sehubungan dengan krisis energi yang marak belakangan ini, LG Electronic Indonesia berupaya melakukan edukasi tentang penggunaan produk–produk yang menggunakan refrigerant yang ramah lingkungan.
Tergabung dalam 1st International Conference of Saving Energy in Refrigerator & Air Conditioning, seminar saving energy yang melibatkan asosiasi ilmuwan, HATUR (Himpunan Ahli Tata Udara & Refrigerasi Indonesia) & SAREC (Society of Air Conditioning & Refrigerator Engineer of Korea) selaku pakar refrigerant untuk berbagi penjelasan secara ilmiah mengenai arti, manfaat & pengaplikasian saving energy bagi kehidupan umat manusia.
“Menyambut aksi tersebut, tahun ini LG kembali mengkampanyekan green productnya yang bertemakan energy saving & environmental friendly. Menghadirkan pendingin ruangan Inverter & Neo Plasma Plus Ion 320 watt”, ungkap Albert Fleming – Section Head Residential Air Conditioner LGEIN.
    Trend perkembangan refrigerasi akhir ini mengarahkan semua produk berrefrigerasi menggunakan Teknologi Inverter. Yakni, teknologi pengontrolan kerja kompresor berbanding dengan variasi listrik yang dihasilkan, dimana range frekuensi yang dihasilkan lebih besar antara 25 -105Hz.




Rangkaian Air Conditioner Hemat Energi
“Rangkaian Air Conditioner Neo Plasma Plus Ion 320 watt & Inverter merupakan jawaban LG untuk Indonesia pada permasalahan krisis energi yang makin marak belakangan”, ungkap Albert lagi.
Albert menjelaskan “Neo Plasma Plus Ion 320 Watt adalah produk Air Conditioner berukuran 1/2 PK dengan daya konsumsi listrik terendah saat ini, dengan Energy Eficiency Ratio (EER) 12,4”.
“Sedangkan Inverter adalah Air Conditioner yang telah mengadopsi teknologi terbaru, DC Compressor yang dapat menghemat listrik hingga 44% dari penggunaan AC biasa. Meskipun menggunakan daya listrik yang rendah, namun daya kompresi yang dihasilkan dapat mencapai titik maksimal dengan noise level yang rendah yakni 26db,” lanjut Albert. Keunggulan yang menjadikan Inverter ini unik adalah freon yang digunakan telah memenuhi Standar Protokol Kyoto R410A (HFC). Freon ini telah bebas dari zat CFC yang diperkirakan dapat mempertipis lapisan ozone, sehingga ramah lingkungan.

Optimisme Air Conditioner di Asia
    Pabrikan AC terkemuka di dunia, LG Electronics mengumumkan visi & strateginya tahun ini untuk merilis bisnis tersendiri bagi manajemen produk pendingin ruangan ini, terpisah dari bisnis Digital Appliance. Unit bisnis baru ini diharapkan dapat lebih kompetitif pada isu pemanasan global, ventilasi & air conditioner.
Diungkapkan oleh Hwan, Yong Nho - CEO of LG Air Conditioning Company, “Organisasi baru kami ini diposisikan untuk dapat bersaing di pasar global ventilasi & air conditioner untuk dapat memberikan pelayanan yang lebih baik bagi konsumen. Kami juga berharap LG Air Conditioner dapat menjadi pusat penggerak pertumbuhan bagi LG Electronics di waktu ke depan, sebagaimana kami akan terus mengekspansi bisnis ini & meraih pangsa pasar yang lebih besar”.
Formasi pemisahan unit bisnis AC ini dimaksudkan untuk lebih memfokuskan LG pada pasar perumahan dan komersial, sebagai pemain besar skala massal & spesial market, yang menyediakan paket untuk perumahan & gedung.