Untuk benar2 mengalami situs LG.com kami, Anda akan perlu menggunakan penelusur alternatif atau meningkatkan ke versi yang lebih baru dari internet Explorer ( IE9 atau lebih besar ) .

Website LG.com menggunakan desain responsif untuk memberikan pengalaman yang nyaman yang sesuai dengan ukuran layar perangkat Anda. Dalam rangka untuk mendapatkan yang terbaik mungkin pengalaman situs LG.COM kami silahkan ikuti petunjuk di bawah ini.

Jika Anda menggunakan Internet Explorer 8 atau lebih awal, Anda akan perlu untuk menggunakan penelusur alternatif seperti Firefox atau Chrome atau meningkatkan ke versi yang lebih baru dari internet Explorer ( IE9 atau lebih besar ) .

Jika Anda menggunakan Internet Explorer 9 dan lebih tinggi , mematikan " Kompatibilitas Lihat Pengaturan " Explorer penelusur Internet Anda dengan langkah-langkah di bawah ini sebagai berikut:

  • Klik kanan di bagian atas browser Anda dan pastikan " Menu Bar " opsi yang dipilih
  • Pilih " Alat2" dari menu bar dan kemudian pilih " Kompatibilitas Lihat Pengaturan "
  • Dalam menu muncul hapus centang semua tiga kotak dan klik " Tutup"
  • Jendela penelusur Anda secara otomatis akan menyegarkan dan Anda akan siap untuk pergi

[LG Perkenalkan LCD Monitor Hemat Energi ]

Jakarta – PT. LG Electronics Indonesia, pemimpin pasar dalam produk LCD monitor di Indonesia, kembali membuat gebrakan dengan memperkenalkan LCD monitor terbarunya. Hadir dengan seri W52TE, LG mengklaimnya sebagai LCD monitor paling hemat energi di pasaran saat ini. “Produk ini kami siapkan sebagai jawaban bagi konsumen yang menginginkan LCD monitor hemat energi. Namun tetap dengan performa yang dapat diandalkan,” ujar Albert Susilo, Head of IT Marketing.
Tersedia dalam dimensi layar 22 inchi dan 19 inchi, klaim hemat energi tidaklah berlebihan bila melihat pada asupan energi yang dibutuhkan LCD monitor berformat wide screen ini. Pada saat beroperasi, LCD monitor dengan kedalaman warna 16.7 juta ini hanya butuh daya sebesar 20 Watt untuk 19inchi dan 22 Watt untuk 22 inchi. Sedangkan pada saat berjaga (standby mode), keduanya hanya membutuhkan 0.3Watt. Kebutuhan daya demikian terlihat sangat kecil, bahkan berselisih 50% lebih hemat, dibandingkan produk sejenis di pasaran saat ini yang pengoperasiannya memakan energi listrik pada kisaran 45 Watt untuk 22 inchi dan 40 Watt untuk 19inchi.

Sarat Teknologi Terkini
    Rendahnya asupan energi tak berarti mengendurkan kemampuan LCD monitor dengan keluasan sudut pandang 170 derajat ini dalam memberikan kenyamanan bagi penggunaannya. Pasalnya, LG menjamin inovasi hemat energi ini tidak mengurangi performa tingkat kecerahan layar (brightness) pada seri W52TE. Jaminan LG membuat LCD monitor hemat energi ini tampil solid dengan tingkat kecerahan layar mencapai 250cd/m2.
Kendala respon lambat pada tampilan gambar sangat dinamis, seperti saat memainkan film ataupun permainan komputer tertentu yang menuntut perubahan aksi cepat, pun tidak akan ditemui lagi pada W52TE. Pasalnya, seri W52TE ini telah dipersenjatai dengan response time 2 milli second. “Satuan ini merupakan yang tercepat di pasaran hingga saat ini,” ujar Albert.
W52TE menawarkan kelebihan lain dengan merekatkan chip khusus, Flatron F Engine. Chip ini mengemban dua tugas pokok. Pertama, berfungsi untuk menampilkan gambar dengan lebih natural mendekati warna aslinya. Sedangkan fungsi berikutnya bertugas mendukung tampilan gambar yang lebih tajam.
Lebih dari itu, tampilan layar juga akan dapat menampilkan detail kecil gambar yang seringkali luput bila menggunakan LCD monitor yang beredar pasaran saat ini. Rahasianya ada pada dukungan teknologi Digital Fine Contrast Ratio (DFC) 10,000:1. Artinya, layar LCD monitor ini memiliki kemampuan mereproduksi variasi warna, khususnya hitam, lebih kaya dibanding LCD monitor lainnya. Hasilnya, warna tampil lebih sempurna semakin mendekati aslinya.
    Disamping kendala respon lambat, masalah lain yang biasa ditemui LCD monitor format layar lebar (wide screen) dengan perbandingan dimensi layar 16:9 muncul saat menampilkan gambar berformat 4:3 (standard format). Perbedaan perbandingan dimensi layar menyebabkan tampilan gambar 4:3 akan mengalami distorsi berupa tampilan yang menjadi tidak proporsional (pipih, gepeng). Namun demikian, hal ini tidak akan ditemui lagi pada W52TE. Dengan teknologi khusus pada sirkuit dalam LCD monitor hemat energi ini memberi jaminan gambar format 4:3 yang biasa ditemui pada permainan komputer akan tetap tampil proporsional.
W52TE juga dilengkapi dengan fitur Ez-Zooming. Fitur ini memungkinkan penggunanya menurunkan tingkat resolusi standar monitor ini yang menjadi satu tingkat di bawahnya. Sebagai contoh, untuk seri W52TE dengan dimensi layar 22 inchi yang memiliki resolusi 1680 x 1050 dapat diturunkan satu tingkat menjadi tampilan resolusi 1440 x 900. Hasilnya, tampilan gambar tersaji lebih besar dan lebih mudah dilihat.
Untuk urusan konektivitas, W2252TE memberikan opsi lebih luas dengan adanya koneksi DVI-D dan D-Sub. Selain itu, monitor ini juga menggunakan kabel daya standar tiga pin tanpa mensyaratkan penggunaan adaptor sebagai tambahan untuk pengoperasiannya. “Keluasan opsi koneksi memberi kesenangan dan kemudahan bagi pengguna LCD monitor hemat energi ini,” ujar Albert lagi.
    Menambah kesenangan dalam menggunakan W2252TE, LG menambahkan fitur Photo Effect yang dapat mengubah gambar tampilan depan layar LCD monitor ke dalam mode Blur, Sephia ataupun Monochrome.

Hadirkan Pilihan Beda
Disamping meluncurkan W52TE, LG sekaligus pula memperkenalkan seri lain dari LCD monitor layar lebarnya yang tak kalah menarik yaitu W53 Series yang juga tersedia dalam dua pilihan dimensi yaitu 18.5 inchi dan 21.5 inchi. “Lengkap dengan berbagai fitur andalan yang terangkum dalam Smart Package, menjadikan LCD monitor ini selain hemat energi juga layak disebut sebagai LCD monitor pintar,” ujar Albert pula.
Predikat hemat energi disandangkan pada W53 Series berkat benaman fitur Auto Bright yang merupakan salah satu fitur andalan dalam Smart Package tadi. Fitur ini berlaku sebagai sensor untuk mengenali asupan cahaya dalam lingkungan sekitar tempat dimana LCD monitor ini digunakan. Kemudian, sensor ini mengirim pesan pada sirkuit W53 Series yang secara otomatis merespon dengan menyesuaikan kebutuhan tingkat kecerahan (brightness) sesuai kondisi pencahayaan ruangan sekitar.
Kerja Auto Bright memungkinkan W53 Series menganalisis kondisi cahaya ruangan, seperti tingkat iluminasi dan warna lampu. Dengan penyesuaian pencahayaan otomatis ini, daya listrik yang digunakan dapat dihemat hingga 25% dibanding LCD monitor lainnya.
    W53 Series juga memberikan solusi bagi pengguna yang sering menikmati klip video pada sebuah situs di jaringan internet semacam YouTube dan lainnya. Dilema menyaksikan klip video ini biasanya muncul karena file video biasanya tersimpan dalam resolusi gambar rendah. Akibatnya, tampilan gambar terdistorsi bila memainkannya dalam tampilan layar penuh (full screen). Sedangkan untuk menyaksikan dalam ukuran sebenarnya, pandangan akan terganggu dengan tampilan teks dan gambar lain yang menyertai dalam halaman situs tersebut.
    Disinilah fitur Cinema Mode dalam W53 Series memberikan solusinya. Cukup dengan menaruh kursor pada file video klip yang sedang dimainkan, tampilan LCD monitor ini akan memfokuskan pencahayaan pada video klip dan sekaligus menggelapkan pencahayaan pada halaman situs di luar file tersebut. Hasilnya, ”Fokus pencahayaan ini akan membantu mata untuk fokus hanya menyaksikan video klip tersebut,” ujar Albert pula.
    Kepintaran LCD monitor W53 SERIES semakin ditunjang dengan kelengkapan fitur Time Control. Dengan pengaturan waktu yang dapat ditentukan sesuai keinginan, LCD monitor ini akan memberikan pengingat melalui kedipan lampu penanda power dan ikon jam setiap penggunanya melewati interval waktu yang telah ditentukan sendiri. LG memberikan pilihan pengaturan interval waktu 1 jam dan 2 jam.
Pengaturan ini berfungsi memberikan isyarat bagi pengguna untuk mengambil jeda istirahat dengan melakukan peregangan otot untuk menghindari kelelahan berlebihan yang timbul saat bekerja menggunakan komputer. Ketersediaan pengingat waktu untuk mengambil jeda istirahat beberapa saat dipercaya akan dapat menjaga kesehatan pengguna dalam bekerja menggunakan komputer. ”Kesehatan yang terjaga inilah yang akan memberikan implikasi positif dalam meningkatkan produktivitas kerja,” ujar Albert.
    Melengkapi keunggulan ’paket pintar’ W53 Series, LG juga memberikan fitur Live Sensor. Dengan fitur ini pengguna dapat melakukan pengaturan menu dengan memanfaatkan sentuhan tangan pada masing-masing fungsi menu yang diinginkan.
Bila bicara soal fitur pendukungnya, W53 Series pun terbilang unggul dibanding kompetitor lainnya. Tengok saja pada tingkat kecerahan layarnya yang mencapai 300cd/m2. Bahkan lebih daripada itu, LCD monitor ini mencatat contrast ratio yang istimewa dengan 50,000 : 1. ”Contrast ratio ini menjadi yang tertinggi yang diterapkan pada sebuah LCD monitor saat ini,” ujar Albert.

Optimis Dengan Tingkat Harga Kompetitif
Hematnya asupan energi, dukungan teknologi terkini ditambah balutan desain yang cantik belumlah mencakup seluruh bekal LG bagi kedua produk ini untuk memenangkan pertarungan di pasar LCD monitor tanah air. Satu senjata tambahan pun dipersiapkan, yaitu dengan menerapkan tingkat harga kompetitif pada kedua seri produk terbarunya ini.
Untuk seri W52TE, ukuran 22 inchi dipatok dengan harga $283 sementara ukuran 19inchi-nya dalam kisaran $226. Harga kompetitif pun dipasang untuk W53 Series. Menebus seri ini, pengguna cukup menyiapkan sejumlah $146 untuk ukuran 18.5 inchi dan $219 bila menginginkan W53 Series dalam ukuran layar 21.5 inchi.
LG yakin harga tersebut sangat kompetitif bila disandingkan dengan produk LCD monitor sekelas yang ada di pasaran. Alasannya,”Kami telah melakukan seluruh perakitan di dalam negeri untuk menghasilkan tingkat harga kompetitif bagi kepentingan konsumen,” ujar Albert.
Hal inilah yang menjadikan LG optimis pada penerimaan masyarakat yang akan menyambut baik terhadap kehadiran kedua LCD monitor hemat energi terbarunya ini. Ditambah lagi,”Kekuatan brand LG sebagai pemimpin pangsa pasar LCD monitor akan memberi keyakinan tersendiri bagi masyarakat untuk lebih memilih menggunakan LCD monitor ini,” ujar Albert. (Rinaldi D Gultom)

Sekilas LG Electronics Indonesia
PT. LG Electronics Indonesia (LGEIN) berdiri pada tahun 1990 dan melakukan merger secara resmi dengan PT. LG Electronics Display Devices Indonesia (LGEDI) pada tanggal 7 Januari 2006 dengan Lee – Kee Ju sebagai President Director-nya, hingga saat ini memproduksi beragam produk TV & Monitor di pabrik Cibitung dan Lemari Es di pabrik Tangerang, yang diperuntukkan bagi pasar domestik maupun ekspor.
Dengan didukung oleh 21 kantor cabang yaitu : Medan, Pekanbaru, Batam, Padang, Palembang, Jambi, Jakarta 1 & 2 & 3, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Jember, Kediri, Denpasar, Samarinda, Banjarmasin, Pontianak, Manado, Makassar, dan di tahun mendatang dipastikan akan terus bertambah jumlahnya.
Sedangkan untuk layanan pelanggan, saat ini LGEIN memiliki 160 jaringan service center (19 Direct Service Center, 10 Direct Service Station, 1 Showroom & Service Center Monitor, 17 LMSSC [LG Mobile Showroom & Service Center], dan 114 Consumer Product Authorized Service Center), hal ini sesuai dengan komitmen LGEIN untuk berusaha keras mendekatkan diri kepada para pelanggannya yang berada di berbagai daerah.
Sebagai perusahaan elektronik dunia, LG memiliki komitmen untuk memberi pelayanan paripurna bagi para pelanggannya, salah satu diantaranya sebagai perusahaan elektronika di Indonesia pertama yang memberi layanan telepon bebas pulsa (toll free) 0800-123-7777, kemudian layanan komunikasi melalui internet yaitu http://id.lgservice.com, serta layanan “No Holiday Service” yang siap melayani setiap hari selama setahun tanpa libur. Inovasi terbaru akan selalu dilakukan LG Electronics untuk membuat hidup lebih mudah.