LG Luncurkan Lemari Es Side by Side Shine

  • Diperbaharui
  • 19/02/2010

HADIRNYA KEMEWAHAN BARU YANG RAMAH LINGKUNGAN

 

Jakarta - Memperkuat posisinya di pasar premium perangkat elektronik rumah tangga, PT. LG Electronics Indonesia kembali memperkenalkan lemari pendingin mewah terbarunya dari jajaran koleksi lemari es berkapasitas ekstra besar (side-by-side refrigerator) hari ini, 22 Februari 2010. Dikenal pula dengan nama Shine, lemari es ini hadir dalam rancangan desain yang menawan,”Shine secara khusus kami dedikasikan untuk mendukung gaya hidup modern konsumen yang menghargai seni dan keindahan. Membawa kemewahan baru di ruang dapur pemiliknya,” ujar Budi Setiawan, Sales Director LG Electronics Indonesia.

 Tampaknya tak berlebihan bila LG memberikan nama Shine bagi seri terbarunya untuk Refrigerator Side by Side ini. Cita rasa keanggunan Shine akan langsung terasa sesaat setelah melihat tampilannya. Balutan warna silver cemerlang yang menyelimuti seluruh permukaan tubuhnya, membuat Shine tampil memukau menambah kecantikan dapur saat bersanding dengan perangkat dapur lainnya.

 Pukauan Shine akan semakin kuat bila memperhatikannya dengan jarak lebih dekat. Jajaran kristal mewah pilihan dari koleksi Swarovski berjajar rapi menghias kedua handle pembuka pintu lemari pendingin. Sematan ‘batu cantik’ ini membuat nuansa kemewahan senantiasa hadir setiap kali membuka pintu lemari pendingin nan rupawan ini. Pada gilirannya, semakin menguatkan citra berkelas Shine sebagai lemari es premium dari LG.

 Sebagai sentuhan akhir, LG memberikan aksen corak bunga (flower pattern) yang menghias pada bagian depan tubuh Shine. Bukan sekedar corak bunga, keberadaannya muncul sebagai penanda bahwa Shine merupakan generasi pilihan dari jajaran koleksi lemari pendingin berkapasitas ekstra besar (side-by-side refrigerator). Penggunaan corak khas dan warna senada membuat LG berhasil menampilkan Shine terlihat eksklusif dan menawan berbanding dengan lemari pendingin berkapasitas besar lainnya.

Tak perlu khawatir soal kemewahan dan kecantikan Shine yang akan cepat memudar. Pasalnya, LG mengerti bagaimana menjaga semua hal tersebut menetap lekat pada lemari es koleksi terbarunya ini. Penggunaan material glass sebagai lapisan pelindung khusus pada bagian pintu Shine, memberinya proteksi lebih terhadap kerusakan yang mungkin terjadi akibat goresan atau gesekan benda lain. Lapisan yang sama pula bertugas melindungi permukaan Shine dari berkas yang tertinggal dari sentuhan tangan.

 

Teknologi yang Memudahkan dan Ramah Lingkungan

Desain yang cantik bukanlah satu-satunya hal yang menjadi andalan Shine. Lebih jauh dari itu, vendor asal Korea Selatan ini pun tak alpa untuk membenamkan berbagai fitur dengan memanfaatkan teknologi terkini yang dapat ditemui pada lemari es. “LG memang memiliki kekuatan khusus pada tampilannya yang mewah untuk seluruh jajaran lemari es berkapasitas ekstra besarnya. Namun pada Shine, kami melengkapinya dengan teknologi yang tak saja memberikan kemudahan pada penggunaan tetapi juga lebih ramah lingkungan,” ujar Michael Adisuhanto – Head of Home Appliance LG Electronics Indonesia.

 Pernyataan ini dibuktikan melalui benaman teknologi Linear Compressor pada Shine. Pengembangan teknologi ini sengaja dibuat untuk menjawab kebutuhan konsumen akan lemari pendingin berkapasitas besar dengan konsumsi listrik yang rendah. Pasalnya, penggunaan teknologi Linear Kompresor dipercaya dapat membuat kinerja mesin lebih efisien dibanding dengan teknologi kompresor konvensional.

 Dikatakan demikian karena pada kompresor konvensional, mesin akan berputar satu arah pada sumbu membentuk putaran penuh 360°. Perputaran inilah yang lantas menggerakkan tuas penyambung kompresor dengan piston. Selanjutnya, piston akan meneruskan dengan bekerja membentuk gerakan linear dua arah. Perubahan gerakan yang terjadi secara bertahap inilah yang menyebabkan mesin tidak bekerja efisien dan membutuhkan daya listrik besar.

         Sedangkan pada teknologi Linear Compressor, mesin kompresor sudah dirancang secara terintegrasi dengan menghilangkan penggunaan tuas penyambung. Alhasil, gerakan yang timbul dapat langsung diubah menjadi gerakan linear dua arah ke depan dan  ke belakang. Perubahan inilah yang berdampak langsung terhadap konsumsi listrik dan tingkat kestabilan tegangan listrik. Ditilik dari segi konsumsi listrik, kehadiran Linear Compressor membuat Shine mampu menekan penggunaan listrik hingga 23% kala bekerja.

 Tak hanya hemat listrik, penggunaan Linear Compressor juga menjadi solusi di tengah ketidakstabilan tegangan listrik rumah tangga. Pada kompresor konvensional, tidak stabilnya tegangan listrik akan langsung mempengaruhi perubahan tingkat suhu pada kabin penyimpanan lemari es. Selain berakibat pada pendeknya umur mesin, ketidakstabilan tingkat suhu pada kabin penyimpanan ini juga bertanggung jawab pada penurunan kualitas kesegaran makanan. Di sinilah Linear Compresor lantas berperan penting dengan menjaga agar tegangan listrik pada LG Refrigerator Side by Side Shine tetap berada di tingkat tertentu.

 Konsumsi listrik yang demikian rendah membuat penggunaan listrik rumah tangga dapat dialokasikan untuk kebutuhan lainnya. Hasilnya, pemilik Shine pun dapat dengan nyaman menyimpan dan menjaga kesegaran makanan tanpa harus mengorbankan peralatan elektronik lainnya seperti televisi, pendingin udara, maupun mesin cuci untuk penggunaan secara bersamaan. “Kehadiran lemari es pendingin Shine sekaligus menepis anggapan lemari pendingin bermuatan besar identik dengan daya listrik yang tinggi,” ujar Budi Setiawan.

 Lebih lanjut Michael Adisuhanto mengatakan bahwa inilah kali pertama teknologi Linear Kompresor diperkenalkan melalui kelahiran Shine. Pengembangan teknologi ini sengaja dibuat untuk menjawab kebutuhan konsumen akan lemari pendingin berkapasitas besar dengan konsumsi listrik yang lebih rendah.

 Lebih lanjut Michael Adisuhanto menjamin manfaat ini tidak akan dapat ditemui pada lemari pendingin berkapasitas ekstra besar yang ada di pasaran saat ini. Pasalnya, LG merupakan yang pertama kali menerapkan teknologi hemat energi pada lemari pendingin berkapasitas ekstra besarnya melalui kehadiran Shine. “Ini mengukuhkan Shine sebagai lemari pendingin berkapasitas ekstra besar paling hemat listrik yang ada di pasaran saat ini,” ujar Michael Adisuhanto.


Daya Tampung yang Lebih Besar

Hemat listrik hanyalah satu dari sekian keistimewaan fitur yang akan ditemui dalam Shine. Meski mampu menghemat penggunaan listrik, tak berarti Shine lantas mengecilkan kapasitas muatan dalamnya. Bahkan, kabin penyimpanan pada lemari pendingin berdimensi 1,7mx0,9mx0,8m ini dirancang khusus sehingga dapat menampung isi lebih banyak dibandingkan dengan kompetitornya.

 Untuk kepentingan tersebut, LG melakukan inovasi dengan mengubah letak Evapurator (tempat untuk menyimpan gas pendingin suhu dalam lemari es) pada Shine. Perpindahan letak dari sisi belakang ke sisi dinding pemisah, efektif menciptakan kedalaman ruang yang lebih besar. Hasilnya, daya tampung Shine jadi bertambah sebesar 100 Liter dari kapasitas biasa. Sehingga secara keseluruhan Shine memiliki daya tampung mencapai 637 Liter.

 Daya tampung besar pada lemari es tak menjamin penyimpanan baik terhadap bahan makanan di dalamnya. Untuk itulah LG juga menyiapkan sejumlah 7 kompartemen penyimpanan tertanam rapi di dalam tubuh Shine, di mana masing-masing sengaja dirancang untuk menyimpan berbagai jenis makanan yang berbeda-beda.

 Hasilnya, pengguna dapat memisahkan penyimpanan mulai dari sayur, buah-buahan, aneka jenis daging dan ikan, makanan kaleng hingga makanan beku ke dalam kompartemen yang berbeda. Tujuannya, “Selain menjaga kesegarannya, aroma khas masing-masing jenis makanan tak tercampur satu sama lain, sehingga makanan menjadi lebih nikmat kala dikonsumsi,” ucap Michael Adisuhanto.


Dukungan Terhadap Gaya Hidup Sehat

Sadar akan kebutuhan gaya hidup sehat yang marak di kalangan konsumen saat ini, membuat LG lantas turut pula menerapkan teknologi canggih yang dapat menjaga kesegaran makanan yang dikonsumsi para konsumen dengan lebih baik. Untuk inilah LG pun menyisipkan sebuah tempat penyimpanan khusus bagi sayur dan buah-buahan dalam Shine.

 Dikatakan khusus karena tempat penyimpanan ini telah dilengkapi teknologi Vacuum Fresh. Terapan teknologi ini pada kompartemen penyimpanan akan mengeluarkan semua udara dari kompartemen sayuran dan buah-buahan tersebut hingga mencapai keadaan hampa udara.

 Kondisi hampa udara inilah yang pada akhirnya akan menciptakan keadaan yang optimal untuk menjaga kesegaran buah dan sayuran lebih lama tanpa harus menyebabkannya menjadi kering dan layu. Pengaktifan fitur ini pun cukup mudah. Konsumen cukup menekan tombol yang dirancang khusus yang secara otomatis akan mengaktifkan proses pengosongan udara dalam kompartemen tersebut.

 Disamping itu, tersedia pula satu kompartemen khusus dengan fitur Miracle Zone yang memungkinkan konsumen untuk menentukan temperatur yang paling sesuai dengan bahan makanan yang disimpan. Keberadaan fitur ini merupakan hasil dari temuan LG yang mendapati temperatur yang tepat hingga memainkan peranan penting untuk mencegah agar bahan makanan tidak cepat rusak. Perbedaan karakteristik pada bahan makanan menimbulkan konsekuensi kebutuhan temperatur penyimpanan yang berbeda. “Adanya Miracle Zone memungkinkan konsumen untuk menciptakan suhu optimal bagi jenis bahan makanan khusus yang akan disimpan dalam Shine,” kata Michael Adisuhanto lagi. 

 Fokus pada urusan gaya hidup sehat tak hanya terlihat dari upaya LG untuk menjaga kesegaran bahan makanan. Lebih jauh daripada itu, LG pun tak alpa melindungi kesehatan para pengguna Shine. Wujudnya hadir dengan kreasi teknologi Bio Silver. Dengan menggunakan Ion Silver sebagai bahan utamanya, teknologi Bio Silver ini secara cermat melapisi keseluruhan lapisan dalam Shine dan melindunginya dari kemungkinan adanya bakteri yang timbul pada saat bahan makanan tersimpan.

 Melengkapi fitur ini, LG juga menyematkan teknologi Bio Shield sebagai bahan pelapis gasket pada lemari pendingin Shine. Bahan yang terbukti anti bakteri ini berguna sebagai proteksi terhadap kemungkinan bakteri dari luar yang ikut masuk ke dalam kabin penyimpanan Shine. “Sementara Bio Silver melindungi bahan makanan dari dalam, Bio Shield melindunginya dari luar. Perlindungan lengkap ini sebagai wujud dedikasi kami pada dukungan gaya hidup sehat,” papar Michael Adisuhanto.  

 

Fitur Tambahan Tak Kalah Menawan

Bersisian dengan pengembangan desain dan teknologi besar di dalamnya, Shine pun hadir dengan berbagai fitur tambahan memberikan kemudahan dalam penggunaannya untuk kebutuhan sehari-hari. “Ritme masyarakat modern yang menuntut kepraktisan dalam segala hal membuat pengembangan Shine pun diarahkan pada kemudahan penggunaan untuk aktivitas yang seringkali dilakukan sehari-hari,” ujar Michael Adisuhanto.

 Kemudahan tersebut telah mulai disajikan LG dari hal yang terkecil seperti menyiapkan Mini Dispenser di sisi depan pintu lemari pendingin. Cukup dengan menekan tuas pada mini dispenser, pengguna dapat langsung menikmati segarnya minuman yang tersimpan dalam Shine tanpa perlu membuka pintu lemari pendingin ini.

 Sementara LG telah pula mengkreasikan Self Touch Mini-Bar pada sisi muka Shine. Berwujud tempat penyimpanan unik bagi bahan makanan atau minuman pilihan yang kerap dikonsumsi konsumen, fitur ini memudahkan konsumen langsung mengambil makanan tersebut hanya dengan menekan sisi tersebut tanpa harus berulang kali membuka pintu lemari pendingin.

 Hadir sebagai penyempurna kepraktisannya, LG membenamkan pula teknologi Door Mounted Ice Maker di dalam tubuh Shine. Dengan terapan teknologi pada tempat pembuatan es yang melekat pada sisi dalam pintu lemari pendingin Shine, pengguna dapat langsung mendapatkan potongan es tanpa perlu repot lagi melepaskan es dari baloknya. Penggunaannya yang hanya dengan menekan tuas yang tersedia, membebaskan pengguna dari kerepotan dan menghemat waktu.

Desain menawan yang membawa kemewahan teknologi handal serta fitur pendukung kepraktisan di dalamnya, menjadikan Shine sebagai perangkat lemari pendingin yang sempurna bagi kebutuhan gaya hidup modern penggunanya. Kolaborasi baik inilah yang kemudian membuat LG yakin kemunculan Shine akan mendapat tempat di hati para konsumen Indonesia. LG sendiri mematok sekitar Rp 34 Juta untuk membawa kemewahan yang sempurna dari lemari pendingin terbarunya ini menjadi bagian dari kelengkapan rumah tangga.  “Harga ini cukup rasional menilik dari berbagai manfaat yang kami tawarkan. Selain menjadi karya terbaik LG di tahun ini, Shine juga menjadi satu-satunya lemari pendingin berkapasitas ekstra besar yang membawa kemewahan dengan konsumsi listrik paling rendah di Indonesia saat ini,” tutup Budi Setiawan. (DHITA AYUNINGTYAS)