Untuk benar2 mengalami situs LG.com kami, Anda akan perlu menggunakan penelusur alternatif atau meningkatkan ke versi yang lebih baru dari internet Explorer ( IE9 atau lebih besar ) .

Website LG.com menggunakan desain responsif untuk memberikan pengalaman yang nyaman yang sesuai dengan ukuran layar perangkat Anda. Dalam rangka untuk mendapatkan yang terbaik mungkin pengalaman situs LG.COM kami silahkan ikuti petunjuk di bawah ini.

Jika Anda menggunakan Internet Explorer 8 atau lebih awal, Anda akan perlu untuk menggunakan penelusur alternatif seperti Firefox atau Chrome atau meningkatkan ke versi yang lebih baru dari internet Explorer ( IE9 atau lebih besar ) .

Jika Anda menggunakan Internet Explorer 9 dan lebih tinggi , mematikan " Kompatibilitas Lihat Pengaturan " Explorer penelusur Internet Anda dengan langkah-langkah di bawah ini sebagai berikut:

  • Klik kanan di bagian atas browser Anda dan pastikan " Menu Bar " opsi yang dipilih
  • Pilih " Alat2" dari menu bar dan kemudian pilih " Kompatibilitas Lihat Pengaturan "
  • Dalam menu muncul hapus centang semua tiga kotak dan klik " Tutup"
  • Jendela penelusur Anda secara otomatis akan menyegarkan dan Anda akan siap untuk pergi

[Teknologi Ultrasonik Teruji Membunuh Nyamuk Demam Berdarah ]

  • Diperbaharui
  • 13/10/2009

Jakarta, 8 Oktober 2009 – Nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus yang menularkan virus demam berdarah terdapat hampir di seluruh pelosok Indonesia. Namun kini wabah menakutkan bagi daerah tropis tersebut dapat ditangkal dengan teknologi ultrasonik yang ada di alat pendingin ruangan (air conditioner/AC) Terminator dari PT LG Electronics Indonesia (LGEIN). Hal tersebut telah teruji secara ilmiah berdasarkan penelitian Institut Pertanian Bogor (IPB).

Pemaparan mengenai teknologi ultrasonik dan pemanfaatannya untuk membunuh nyamuk demam berdarah disampaikan dalam LG Journalist Class dengan narasumber Dr. Upik Kesumawati Hadi, MS., Pakar Entomologi Kesehatan dari Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Ahmad Fauzi, Technical Support Engineer PT LGEIN di Jakarta, Kamis (8/10)

“Dengan memakai teknologi ultrasonik, AC Terminator tidak hanya menghadirkan kesejukan, tapi juga membuat konsumen terhindar dari ancaman penyakit mematikan demam berdarah,” kata Ahmad Fauzi - Technical Support Engineer PT LG Electronics Indonesia saat acara LG Journalist Class.

Sampai saat ini demam berdarah masih menjadi masalah kesehatan yang cenderung menyebar luas dan berpotensi menjadi wabah, bahkan menyebabkan kematian. Departemen Kesehatan (Depkes) mencatat, jumlah penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) terus meningkat. Hingga Juli 2009, di seluruh Indonesia tercatat 77.000 orang terjangkit penyakit tersebut. Sedangkan pada 2008, Depkes mencatat 136.399 kasus demam berdarah, dan memakan 1.170 korban jiwa yang kebanyakan terjadi pada anak.

Kini upaya menangkal nyamuk penyebar demam berdarah dapat dilakukan dengan penggunaan teknologi ultrasonic seperti yang ada di AC Terminator. Teknologi ultrasonik di AC Terminator memancarkan gelombang berkekuatan 30kHz hingga 100kHz. Pancaran gelombang tersebut secara terus menerus selama 24 jam di dalam ruangan akan mengakibatkan terganggunya antena pada nyamuk yang berfungsi sebagai indera penerima rangsang. Nyamuk yang berada dalam ruangan dengan AC Terminator akan merasa tidak nyaman dan terganggu keseimbangannya sehingga akhirnya mati. Perlu diketahui bahwa fungsi gelombang ultrasonik tetap menyala meskipun AC dalam keadaan mati.

Kehadiran teknologi ultrasonik yang berguna membunuh nyamuk tergolong baru di Indonesia. Karena itu demi mendapatkan hasil kerja fitur yang dapat dipertanggungjawabkan, PT. LGEIN telah melakukan pengujian produk ini secara khusus bekerja sama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB).

Pengujian yang memakan waktu tiga tahun ini dilakukan dalam ruang standar penelitian insektisida dari lembaga kesehatan dunia (World Health Orgainzation/WHO) bernama Peet Grady Chamber. Di ruang khusus berbentuk kubus dengan ukuran 1,99 M x 1,99 M x 1,99 M sebanyak 50 nyamuk Aedes aegypti berjenis kelamin betina (strain Liverpool) berumur 4-5 hari dilepas. Pada saat bersamaan, di dalam ruangan tersebut AC Terminator memancarkan gelombang ultrasonik berkekuatan 30kHz – 100kHz. Hasilnya, gelombang ultrasonik mampu membunuh lebih dari 70% nyamuk yang ada di dalam ruangan tertutup dalam tempo 24 jam.

Konsumen tak perlu merasa khawatir mengenai efek samping penggunaan teknologi ini pada kesehatan tubuh manusia. PT. LGEIN bersama IPB telah pula melakukan uji coba lanjutan pada AC Terminator di Departemen Anatomi Fisiologi dan Farmakologi IPB dengan menggunakan hewan model.

Selama 14 hari hewan model tersebut tinggal di dalam ruangan yang sudah dilengkapi dengan teknologi ultrasonic. Dalam rentang waktu itu keadaan fisik hewan model tidak menunjukkan indikasi perubahanyang menandakan adanya gangguan. Ini terlihat dari level hematologi paramater (sel darah merah, trombosit, hemoglobin, leukosit, hematokrit, differential leukocytes, rasion neutrofil/limosit = N/L) dari hewan model yang cenderung stabil. Begitupun dengan kondisi ginjal dan hati yang berfungsi secara normal.

Menurut Ahmad Fauzi, gelombang ultrasonik akan bekerja optimal membunuh nyamuk-nyamuk jika instalasi/pemasangan AC Terminator dilakukan dengan benar. “Artinya, letak unit AC pada posisi yang bebas untuk menyampaikan gelombang ultrasonik dalam radius lima meter pada ruangan tertutup,” kata dia.

Ada lima tips mengoptimalkan kinerja AC Terminator dari LG yaitu, aktifkan fungsi Anti DBD terus menerus selama 24 jam mengingat konsumsi Watt-nya tidak sampai 5 Watt. Kedua, sesuaikan luas ruangan dengan kapasitas AC LG Terminator. Ketiga, pasang AC LG Terminator di tengah-tengah ruangan. Keempat, jangan letakkan penghalang di tengah ruangan. Tips terakhir, pastikan ruangan Anda tertutup.

Dengan demikian, AC Terminator yang berteknologi ultrasonic memberikan kesejukan dan menjadi andalan bagi masyarakat Indonesia yang ingin melindungi keluarganya dari penyakit demam berdarah. Konsumen mendapatkan perlindungan optimal guna menciptakan hidup yang berkualitas, dan pada akhirnya terciptalah Indonesia bebas nyamuk demam berdarah dan Indonesia yang lebih sehat.